Home Ekonomi Sektor Riil Nilai Investasi Ke Cilacap Mencapai Rp 6 Triliyun

Nilai Investasi Ke Cilacap Mencapai Rp 6 Triliyun


duaberita-Cilacap-Nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Cilacap (Jateng) hingga akhir 2007 lalu tercatat mencapai Rp 6 triliyun. Investasi yang ada diantaranya berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Desa Karangkandri Kesugihan, Waroeng Batok Indonesia (WBI) di Dayeuhluhur Cilacap Barat serta sejumlah pabrik besar lain yang bermunculan di kabupaten ini.

Angka investasi tersebut terbilang cukup fantastis sehingga mengundang perhatian pemkab lain untuk mengikuti jejaknya. Bandrol sebagai kabupaten pro investasi nampaknya bukan sekedar slogan saja, tetapi banyak pihak lainnya yang mengakui prestasi tersebut.  Satu diantara pemkab yang menaruh perhatian atas keberhasilan Cilacap adalah Pemkab Wonogiri. Rabu (22/10) kemarin rombongan pejabat pemkab Wonogiri bertandang ke Cilacap untuk studi banding. Rombongan dipimpin oleh Kepala Dinas Perindustrian perdagangan, koperasi dan penanaman modal Kabupaten Wonogiri, Edi Sutopo dan diterima Asisten Administrasi dan Aparatur Sekda Cilacap Bambang Toejiono di ruang Jalabumi Cilacap.

Dalam sambutannya, Edi Sutopo menyatakan, dipilihnya Cilacap sebagai tujuan studi banding, lantaran pihaknya menganggap Cilacap cukup berhasil dalam mengembangan dan membangun iklim investasinya. "Bukan hanya sebatas slogan, tetapi dalam pandangan kami Cilacap sudah berhasil membuktikan dirinya. Ini terbukti dengan banyaknya investasi besar seperti PLTU dan sebagainya" kata Edi.

Untuk itu, pemkab Wonogiri ingin mengetahui secara langsung, mengenai strategi pemkab Cilacap dalam hal peningkatan daya saing investasi termasuk soal kebijakan dan implementasinya. Studi banding lainnya menyangkut kendala-kendala yang dihadapi serta bagaimana cara penanganannya.  Dikatakan, Edi kedatangannya ke Cilacap sangat penting untuk mendongkrak investasi ditempatnya. Sebab sampai 2007, investasi di Wonogiri baru mencapai 40,98 milyar. Sebuah nilai yang dianggap belum ideal untuk mencapai angka investasi ideal bagi sebuah daerah.

Sementara, Bupati Cilacap yang diwakili Asisten Administrasi dan Aparatur Bambang Toejiono menjelaskan pemkab Cilacap mempunyai komitmen yang kuat untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para investor.  Diantaranya melalui penyediaan berbagai fasilitas dan kemudahan yang diberikan kepada para investor seperti dalam hal perijinan dan jaminan keamanan. "Strategi ini cukup berhasil, sebagai buktinya nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Cilacap sudah mencapai Rp 6 triliyun. Kita juga berupaya terus menggenjotnya" tandas Bambang seraya mempresentasikan kondisi Cilacap secara umu. (/pray)


Tambahkan halaman ini ke dalam situs social bookmarking favorit anda
Reddit! Del.icio.us! JoomlaVote! Google! Live! Facebook! StumbleUpon! Yahoo! Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites!
 
Banner
Banner

Pesan-Pesan

Bengkel Ekonomi & Politik Dr.Rizal Ramli

 

10 Tahun Krisis Ekonomi Solusi Monetaris dan Neoliberal

yang menyerang kawasan tersebut sepuluh tahun lalu. Krisis mata uang yang awalnya menyerang Thailand telah berdampak sangat buruk terhadap ekonomi empat negara Asia yaitu Malaysia, Korea, Indones...

 

Mafia Berkeley : Kegagalan Indonesia Menjadi Negara Besar di Asia

Nyaris tidak ada kasus sejenis di dunia, dimana satu kelompok ekonom berkuasa selama hampir 40 tahun nyaris tiada henti dari 1966-2006, menentukan strategi dan kebijakan ekonomi suatu negara. Indonesi...
Jumlah Kunjungan Konten : 272650
Terdapat 74 Tamu online
Banner