Banner
Home Internasional Eropa News Rusia Ajukan draft gencatan Senjata Ke PBB

Rusia Ajukan draft gencatan Senjata Ke PBB


Duaberita - Draft Gencatan Senjata Versi rusia

Rusia mengajukan 6 kalusul untuk gencatan senjata setelah menolak resolusi PBB yang di sponsori oleh Prancos dan Amerika Serikat mengenai konflik di Georgia. Moscow sebelumnya menyatakan bahwa tidak mungkin menyetujui draft yang diajukan oleh Prancis yang berisikan permintaan pengunduran pasukan dari wilayah Georgia. 

AS dan sekutu Eropanya telah mengkritisi Rusia untuk tetap mempertahankan pasukannya di Geogia walaupun sudah menandatangani perjanjian gencatan senjata bersama sabtu minggu lalu. Rusia adalah satu dari dewan tetap keamanan PBB yang dapat menggunakan Hak Vetonya apabila merasa tidak setuju dengan resolusi PBB.

Presiden George W Bush menyatakan pada hari rabu kemarin bahwa  Ossetia Selatan dan Abkhazia tetap merupakan wilayah kedaulatan Georgia. Disisi lain, Rusia menganggap bahwa kedua wilayah itu didiami oleh mayoritas warga Rusia dan tidak menginginkan untuk masuk ke Georgia.
Klausul Tambahan Mengenai Keamanan
Draft Resolusi dari Rusian menegaskan ke enam persetujuan yang di sponsori oleh Prancis dan juga sudah di tandatangani oleh kedua Presiden berkonflik. Disitu tersebutkan bahwa "Kedua pihak akan menerapkan seluruh perjanjian atas dasar hubungan baik dan saling percaya". Moscow juga beralasan bahwa perjanjian tersebut sudah termasuk "Perlakuaan pengamanan tambahan" sebelum pasukan Rusia keluar dari Georgia. Moscow menyatakan bahwa perjanjian tersebut memperbolehkan pasukannya untuk tetap berada di Zona Aman di Georgia tepatnya di perbatasan Ossetia selatan.Di PBB, Duta besar Rusia untuk PBB Vitaly Churkin juga berkeberatan atas usulan draft resolusi dari Prancis dan Amerika yang menegaskan batas – batas wilayah Georgia.

DUNIA DIAMBANG PERANG DINGIN KE – II


Dengan disetujuinya perjanjian penempatan rudal anti serangan di Polandia , Amerika Serikat sekali lagi ingin menunjutkkan kepada dunia bagaimana kedigdayaannya baik dalam kekuatan ekonomi maupun dalam kekuatan militer. Penempatan ini sendiri adalah sekian dari banyaknya markas tentara Amerika baik di Eropa maupun di Dunia. Penempatan setelah negosiasi alot diantara kedua negara ini selama 18 bulan telah menempatkan Polandia sebagai pihak yang mungkin di untungkan secara ekonomis tetapi tidak secara militer. Ini dapat dilihat dari reaksi pimpinan militer Rusia bahwa penempatan pangkalan rudal yang jaraknya tidak jauh dari moscow itu akan membuat hubungan Rusia dan polandia yang selama ini baik menjadi buram. Ini pun belum lagi dengan ancaman Rusia bahwa Polandia harus membayar di kemudian hari akan aksinya tersebut.
Ketakutan akan merebaknya perang dingin ke-II ini kita mulai tatkala penjatuhan rezim Saddam husei yang pro terhadap Rusia dan juga kemerdekaan Kosovo dari Serbia belakangan ini , ini belum ditambah konflik baru – baru ini yang membuat Rusia harus mengajarkan sopan santun kepada georgia dengan menyerbu jauh ke dalam republik yang merupakan pecahan uni Soviet itu. Salah satu alasan Rusia dalam penyerbuan tersebut adalah keinginan presiden Georgia untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik utara (NATO). Bagi Rusia Georgia adalah bagian penting karena berposisi bersebelahan langsung dengan Rusia , dan juga merupakan rute perpindahan minyak dari ladang – ladang milik perusahaan mereka di kawasan asia tengah ke eropa barat. Akankah dunia mengalami Perang Dingin ke-II akan kita lihat dari aksi – aksi dari kedua negara besar ini selanjutnya. ( myb/duaberita)

 



Tambahkan halaman ini ke dalam situs social bookmarking favorit anda
Reddit! Del.icio.us! JoomlaVote! Google! Live! Facebook! StumbleUpon! Yahoo! Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites!
 
Banner
Banner

Pesan-Pesan

Bengkel Ekonomi & Politik Dr.Rizal Ramli

 

10 Tahun Krisis Ekonomi Solusi Monetaris dan Neoliberal

yang menyerang kawasan tersebut sepuluh tahun lalu. Krisis mata uang yang awalnya menyerang Thailand telah berdampak sangat buruk terhadap ekonomi empat negara Asia yaitu Malaysia, Korea, Indones...

 

Mafia Berkeley : Kegagalan Indonesia Menjadi Negara Besar di Asia

Nyaris tidak ada kasus sejenis di dunia, dimana satu kelompok ekonom berkuasa selama hampir 40 tahun nyaris tiada henti dari 1966-2006, menentukan strategi dan kebijakan ekonomi suatu negara. Indonesi...
Jumlah Kunjungan Konten : 232066
Terdapat 32 Tamu online
Banner