Duaberita - Peugaran Masjid Di Jerman Sempat Diwarnai Protes
Dewan Perwakilan Daerah Cologne Jerman menyetujui pembangunan sebuah mesjid Turki di wilayah Ehrenfeld. Tempat ibadah umat islam itu sempat dipersoalkan karena kubah hampir 37 meter dan dua menara menjulang sampai 55 meter itu bisa mengesankan dominasi muslim.
Mayoritas Mendukung Pada voting Kamis, 28/08/2008, partai-partai kiri SPD, Linke dan Groenen mendukung peroyek itu. Sementara partai kristen CDU dan ekstrim kanan Pro Köln menentang. Walau fraksinya menentang, namum Walikota Cologne, Fritz Schramma dari partai Kristen CDU mendukung pembangunan mesjid megah itu.
Ada Konsensi
Proyek pembangunan dikelola Ditib, organisasi muslim Turki terbesar Jerman. Untuk mengantongi ijin, Ditib melakukan beberapa konsesi; bentuk arsitekturnya disederhanakan, tempat ibadah itu juga dipakai untuk kursus mendorong proses intergrasi imigran Turki. Ceramah dan khotbah juga diterjemahkan ke Bahasa Jerman.
159 Mesjid
Mesjid ini akan dibangun di lokasi yang sebelumnya sudah ada mesjid kecil. Seperdelapan penduduk Cologne beragama islam. Mereka membutuhkan tempat ibadah yang lebih besar. Jumlah mesjid di Jerman berkembang sangat pesat, saat ini
terhitung 159 rumah ibadah islam. Pada tahun 1990 hanya ada tiga mesjid saja.
Partai Kanan Protes
Menanggapi lampu hijau pemerintah Cologne ini, partai-partai kanan dari seluruh Eropa mengumumkan demonstrasi pada 19 September 2008. Mereka menentang rencana pembangunan mesjid di wilayah Ehrenfeld, Jerman itu. Kepolisian menduga jumlah massa demonstrasi akan mencapai 40 ribu orang. ( Sumber: Idlib, ANP/AF/Satrio )Â











