Duaberita - Atma Winata Terpilih sebagai Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif MM Usakti . Atma beserta pasangannya unggul dari pesaingnya Dimas dan Sandit yang cukup kompetitif di pemilu kali ini . Dalam informasinya kepada duaberita dikatakan oleh tim sukses Atma bahwa memang kali ini kondisi cukup berat namun masih fair .
Â
 
Sedikit mengulas pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Kampus Reformasi ini , metodenya adalah dengan demokrasi one man one vote yang diakumulasikan dengan distrik proporsional . Artinya memilih langsung Presiden dan Wapres dengan langsung namun kemudian dilihat prosentasenya di masing - masing fakultas . Karena kalau murni digunakan suara terbanyak , mahasiswa jurusan ekonomi memang paling banyak diantara yang lain . Jauh sebelum Indonesia mengadopsi Pemilu dengan Pemilihan Presiden langsung , Kampus ini sudah lebih dahulu dengan dimulai dari 8 generasi di atas atma . Artinya sudah tercetak Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 8 pasang di Usakti . Untuk parlemennya juga disebut dengan Ketua Kongres , hampir mengadopsi model pemerintahan di Amerika Serikat .Â
Sebelumnya adalah terpilih pasangan Radja dari Teknik Sipil , Dara - Tommy , Andika Rizky - Akmal B.Y [ABY] , Maman Abdurrahman - Syafaat Perdana , Alam - Gajah , Ilham - Angga dan sekarang Atma dan Steven . Semuanya saat ini ada yang berkiprah di dunia internasional meneruskan di dunia politik dan juga professional dan berwira usaha . Semenjak Reformasi memang gaung untuk solid dan membangun ciri khas mahasiswa Usakti yang bertridharma perguruan tinggi terus dikencangkan , ditambah dengan semangat untuk membangun bangsa dan negara dengan keterlibatan dan partisipasinya . Selain terus mengusung kasus HAM Peristiwa Trisakti dan juga kasus penuntasan HAM , Munir , juga agenda Reformasi akan terus digaungkan oleh Usakti . Semoga Kemenangan ini tidak berhenti bagi Atma dan Pasangannya , melainkan ini adalah titik awal untuk melakukan sebuah Panta Rei ! Selamat Bekerja . Dari Redaksi Kami Juga Turut Menyampaikan Selamat bagi yang tidak menang semoga jangan kecewa karena ini juga bukanlah sebuah akhir dari cerita . [Andi Thimbu , Oktoriyandi , Yavet Santo Nugroho , Akmal Budi Yulianto]











