Home Nasional Pemerintahan Anggota Komisi IX DPR Kunjungi Purbalingga

Anggota Komisi IX DPR Kunjungi Purbalingga


duaberita-Purbalingga-Komisi IX DPR RI dimpimpin ketua Dr. Umar Wahid dan didampingi beberapa pejabat terkait, Selasa (4/11) mengadakan kunjungan kerja di Kabupaten Purbalingga. Rombongan diterima oleh Bupati Purbalingga Drs H Triyono Budi Sasongko Msi beserta jajarannya di Graha Adiguna Operation Room  Pemkab Purbalingga.

Dr. Umar Wahid dalam sambutannya menyampaikan bahwa masukan aspirasi dari wilayah akan sangat bermanfaat bagi pembuatan kebijakan publik. Karena bagaimanapun juga setiap produk peraturan perundangan, pada saatnya harus dapat diterima dan dilaksanakan serta dirasakan manfaatnya oleh publik.

Bupati saat memberikan paparannya antara lain menegaskan kembali, bahwa permasalahan pembangunan yang dihadapi oleh daerah dimanapun yaitu masalah kemiskinan. Kondisi tersebut disebabkan karena banyaknya pengangguran. 'Dampak dari kemiskinan diantaranya rendahnya derajat kesehatan masyarakat, rendahnya kecukupan papan yang layak dan rendahnya pendapatan dan daya beli masyarakat," ungkapnya.

Dalam upaya menangani rendahnya derajat kesehatan masyarakat, Pemkab Purbalingga telah menerapkan beberapa kebijakan pembangunan dalam bidang kesehatan sebagai salah satu pilar pembangunan yang akan dicapai. Yaitu dengan pembenahan sistem atau manajemen penyelenggaraan pembangunan dibidang kesehatan. "Diterjemahkan melalui program  jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat atau JPKM, perwujudan Desa Sehat Mandiri, dan pelaksanaan program-program pokok pembangunan kesehatan yang tersinergis.  Meliputi program penyehatan lingkungan, pembudayaan perilaku hidup bersih dan sehat, peningkatan gizi masyarakat dan penanganan masalah daurat kesehatan," terangnya.

Sedangkan mengenai masalah pembangunan dalam upaya pengurangan pengangguran,Pemkab telah mengambil beberapa langkah, diantaranya pengembangan dunia usaha dan investasi di daerah. Hal itu  terbukti dengan dapat ditampungnya sekitar  35.000 tenaga kerja yang dipekerjakan di 18 Penanaman Modal Asing (PMA) yang ada di Purbalingga.

"Langkah kedua adalah peningkatan pelatihan, dan sertifikasi para pencari kerja, dan ketiga adalah penempatan tenaga kerja antar kerja lokal, antar kerja antar daerah dan antar kerja antar negara," paparnya. Usai paparan, rombongan melakukan kunjungan lapangan ke industri rambut  PT Boyang Industrial,  dan Rumah Sakit Umum Daerah.(/pray)


Tambahkan halaman ini ke dalam situs social bookmarking favorit anda
Reddit! Del.icio.us! JoomlaVote! Google! Live! Facebook! StumbleUpon! Yahoo! Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites!
 
Banner
Banner

Pesan-Pesan

Bengkel Ekonomi & Politik Dr.Rizal Ramli

 

10 Tahun Krisis Ekonomi Solusi Monetaris dan Neoliberal

yang menyerang kawasan tersebut sepuluh tahun lalu. Krisis mata uang yang awalnya menyerang Thailand telah berdampak sangat buruk terhadap ekonomi empat negara Asia yaitu Malaysia, Korea, Indones...

 

Mafia Berkeley : Kegagalan Indonesia Menjadi Negara Besar di Asia

Nyaris tidak ada kasus sejenis di dunia, dimana satu kelompok ekonom berkuasa selama hampir 40 tahun nyaris tiada henti dari 1966-2006, menentukan strategi dan kebijakan ekonomi suatu negara. Indonesi...
Jumlah Kunjungan Konten : 273650
Terdapat 33 Tamu online
Banner