Kapolres Cilacap AKBP Teguh Pristiwanto melalui Kabag Operasi (Kabag Ops) Kompol Ruswanto mengatakan jumlah preman ini adalah hasil tambahan dari operasi yang digelar pihaknya dalam beberapa waktu terakhir. "Kita masih terus lancarkan razia, karena masih banyak titik yang diduga kerap jadi aksi premanisme di Cilacap" kata Ruswanto, Senin (17/11) tanpa menyebut titik-titik yang akan disambangi tersebut.
Sebanyak 70 preman yang telah digaruk, semua masih dalam pembinaan. Karena razianya tidak hanya oleh petugas Polres, tetapi melibatkan seluruh jajaran polsek, maka preman yang digaruk langsung diamankan di polsek terdekat.
Selain menggelar razia di sejumlah terminal bus, stasiun kereta api, pusat-pusat perbelanjaan dan beberapa titik pangkalan preman, obyek wisata serta sejumlah pasar, operasi pekan kemarin juga telah merambah beberapa wilayah perkampungan. "Banyak laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan banyaknya preman kampung. Dan sebagian sudah kita tindaklanjuti" tutur Ruswanto. Sebenarnya, dari 70 yang digaruk itu tidak semua terlibat aksi kejahatan, namun banyak yang digaruk ketika tengah mabuk-mabukan terutama di kampung-kampung dan membuat onar. Â
"Sementara memang hanya kita kenakan pembinaan, karena ketika dirazia mereka tidak kedapatan membawa atau melakukan perbuatan yang memenuhi unsur tindak pidana. Kalau meresahkan warga iya, makanya sebagian dilepaskan kembali tetapi kami minta membuat surat pernyataan dan ada yang dikenai wajib apel tiga hari sekali untuk kuran waktu tertentu" katanya.
Lebih lanjut, dengan gencarnya kegiatan operasi premanisme ini telah membuat Cilacap menjadi lebih nyaman, sebab banyak preman atau pelaku kejahatan yang tiarap. Meski hasilnya belum signifikan untuk menuntaskan aksi kejatan, tetapi beberapa titik seperti terminal bis katanya, situasinya lebih kondusif. "Makanya kami terus membutuhkan partisipasi dari masyarakat untuk tidak segan-segan memberitahukan petugas jika menemukan aksi premanisme. Laporan masyarakat akan sangat membantu kerja kepolisian" lanjut Ruswanto.
Upaya pemberantasan premanisme ini mendapatkan sambutan baik dari berbagai kalangan, terutama mereka yang selama ini merasa diresahkan dengan keberadaan para preman. Termasuk para pelaku usaha di kawasan Teluk Penyu Cilacap. "Program kepolisian ini sangat sejalan dengan program yang sedang kami jalankan untuk membenahi dan meningkatkan kunjungan wisatawan di Pantai Teluk Penyu" kata Ketua Paguyuban Pariwisata Teluk Penyu (PPTP) Karsidi. (/pray)











