duaberita-Pangkep-Sejumlah guru yang ada dibeberapa sekolah di Kabupaten Pangkep dan Maros, Sulawesi Selatan, sangat mendambakan mendapatkan Surat Keputusan Guru Tidak Tetap (SK GTT). SK itu menurut para guru sangat dibutuhkan dalam hal bisa memperbaiki taraf hidup kesejahteraan mereka.
Namun sangat disayangkan menurut salah seorang guru, Rismawati, S.Pd, salah seorang guru SMA di Kabupaten Maros, proses untuk mendapatkan SK GTT kadang tidak seimbang dan tidak dilakukan secara transparan. Sehingga menurut dia, hanya segelintir saja yang bisa mendapatkan SK tersebut dan itu hanya dilakukan oleh guru yang mempunyai akses ke pimpinan.
Hal yang sama disampaikan oleh salah seorang guru di SMPN 3 Minasatene Pangkep. Sejumlah guru yang ada disekolah itu mengaku bahwa dari beberapa guru honorer yang ada, hanya segelintir saja yang mendapatkan SK GTT. Guru yang dekat dengan sang kepala sekolah secara otomatis dengan mudah mendapatkan SK GTT. Atas dasar itu menurut para guru, pemerintah perlu memikirkan kembali dan mencari formula yang tepat dalam hal perekrutan guru yang ingin mendapatkan SK GTT.
SK GTT sendiri sangat dibutuhkan oleh para guru, karena melalui SK tersebut guru bisa dengan mudah menyandang status sebagai PNS. Kalau guru honorer tidak memiliki SK tersebut, maka jangan harap akan masuk dalam daftar sebagai guru yang akan diusulkan masuk dalam data base. (/bams)











