Home Tokoh Others Statemen Mundur Indra Harsaputra dari Posisi Jubir Riset Bio-Etanol (Program ITS)

Statemen Mundur Indra Harsaputra dari Posisi Jubir Riset Bio-Etanol (Program ITS)


Saya menulis pemberitahuan ini karena masih banyak rekan yang bertanya soal bioetanol. Beberapa teman sudah saya hubungi via sms beberapa jam setelah penandatanganan kontrak kerjasama pengembangan bioetanol antara Institut Tehnologi 10 November Surabaya (ITS) dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, 13 Agustus 2008 lalu.
 
Duaberita- Surabaya, 19 Agustus 2008
Pasca penandatangan kontrak kerjasama pengembangan bioetanol antara Institut Tehnologi 10 November Surabaya (ITS) dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, 13 Agustus 2008 lalu, saya telah mengundurkan diri sebagai Juru Bicara Tim Bioetanol ITS yang diketuai oleh Sri Nurhatika yang juga peneliti bioetanol.
 
Sebelumnya, saya secara pribadi diminta oleh peneliti untuk membantu mengkomunikasikan temuannya kepada publik baik melalui program-program di media massa maupun pelatihan cara membuat bioetanol kepada masyarakat, kemudian "dijanjikan" untuk dibuatkan SK khusus soal pengangkatan saya sebagai juru bicara tim bioetanol.
 
Saya pun setuju dengan catatan (yang juga disetujui oleh Sri Nurhatika) pekerjaan ini tidak berhubungan dengan profesi saya sebagai jurnalis. Kesepakatan kerja dilakukan atas dasar kepercayaan saya kepada peneliti ITS.
 
Kalaupun awalnya, saya tidak percaya terhadap peneliti, itu sama saja saya tidak percaya dengan ITS. Saya sangat percaya akan kebesaran nama ITS sebagai institusi perguruan tinggi negeri yang diakui dunia internasional dan nasional. Demikian pula kepercayaan saya dengan seorang penelitinya.
 
Sambil menunggu SK, saya pun bekerja sesuai dengan kesepakatan (lisan).
 
Program pun berjalan, dan saya terkejut lantas marah ketika honor dari pekerjaan saya harus diambil di salah satu pejabat Pemkab Sidoarjo atas nama Indra The Jakarta Post.
 
Saya menolak, tetapi akhirnya peneliti telah memenuhi kewajibannya membayar honor dari pekerjaan saya sebesar Rp 250 ribu dengan jaminan dari Sri Nurhatika uang tersebut bukanlah dari pihak pemkab dan bukan atas nama Indra dari The Jakarta Post.
 
Apabila di kemudian hari, atau pun dari hasil investigasi pribadi diketahui kalau uang itu berasal dari uang "panas", saya siap mengembalikan uang tersebut
 
Namun sebelum SK itu keluar, saya menyatakan mundur terlebih dahulu atas dasar ;
 
1. Ada beberapa hal yang itu menganggu indepensi saya sebagai seorang jurnalis.
 
2. Hasil riset tentang pengembangan bioetanol dari singkong genderuwo itu  ternyata  merupakan hasil riset "pribadi " peneliti dan bukan dari atas nama ITS Surabaya. Humas ITS sendiri telah merilis bahwa temuan bioetanol itu bukan atas nama ITS melainkan atas nama Koperasi Manunggal Sejahtera. Apalagi    di beberapa situs ditemukan statment serupa seperti yang dikatakan oleh peneliti soal        bioetanol, seperti di dalam http://energirakyat .blogspot. com dimana meskipun bukan dari  singkong jumaadi ataupun singkong genderuwo, beberapa orang sudah melakukan uji coba    bioetanol dengan kandungan yang sama 1 liter bioetanol terbuat dari 6,5 kilogram    singkong. Mengenai peragian, tentunya sudah hal yang umum dari proses perubahan    karbohodrat menjadi gula.
 
Saya juga meminta maaf kepada beberapa pihak, khususnya beberapa radio  dan stasiun televisi, baik di Surabaya dan Jakarta yang mengagendakan acara talk show atau sejenisnya tentang pembatalan sepihak dari saya. Apabila talk show masih diperlukan, bisa langsung menghubungi Humas ITS Surabaya.
 
Tulisan ini bukanlah sebuah protes, tetapi hanyalah usulan tentang  perlunya sikap kritis, keterbukaan dan kejujuran demi kemajuan bersama. Saya tidak akan menuntut apa-apa dan saya menolak pemberian uang (tambahan) dari beberapa pihak setelah keluarnya pemberitahuan sepihak ini.
Apabila ada perkataan yang salah, saya minta maaf sebesar-besarnya.(ihp/aby)

Hormat saya,

INDRA HARSAPUTRA


Tambahkan halaman ini ke dalam situs social bookmarking favorit anda
Reddit! Del.icio.us! JoomlaVote! Google! Live! Facebook! StumbleUpon! Yahoo! Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites!
 
Tingkat Kepercayaan Anda Terhadap Tokoh Tokoh Di Bawah Ini Untuk Memimpin Indonesia ?
 
Banner
Banner

Pesan-Pesan

Bengkel Ekonomi & Politik Dr.Rizal Ramli

 

10 Tahun Krisis Ekonomi Solusi Monetaris dan Neoliberal

yang menyerang kawasan tersebut sepuluh tahun lalu. Krisis mata uang yang awalnya menyerang Thailand telah berdampak sangat buruk terhadap ekonomi empat negara Asia yaitu Malaysia, Korea, Indones...

 

Mafia Berkeley : Kegagalan Indonesia Menjadi Negara Besar di Asia

Nyaris tidak ada kasus sejenis di dunia, dimana satu kelompok ekonom berkuasa selama hampir 40 tahun nyaris tiada henti dari 1966-2006, menentukan strategi dan kebijakan ekonomi suatu negara. Indonesi...
Jumlah Kunjungan Konten : 273335
Terdapat 16 Tamu online
Banner